Followers
Jumlah Pengunjung
Recent Posts
-
▼
2011
(22)
-
▼
January
(22)
- daftar isi
- CANDI BOROBUDUR warisan luhur bangsa
- Sejarah Candi Borobudur
- Makalah Sejarah
- sejarah komputer seri 4
- Sejarah Indonesia
- aRtiKeL uNiK sEjaRaH rEpUbLiK iNdoNesiA
- Prasejarah
- Login Dengan Beberapa Username Menggunakan Multifox
- Memberi Password Pada Folder Dengan My Lockbox
- Cara Meningkatkan Jumlah Pengunjung Web Dengan Soc...
- Menyembunyikan IP Address Dengan SwitchProxy
- Melakukan Remote Desktop Connection Dengan TeamViewer
- Download Norton Internet Security 2011 Dan Norton ...
- Mengedit Foto Dengan Mudah Menggunakan Zoner Photo...
- Winstep Nexus, Sistem Docking untuk Windows
- Download Gratis McAfee Internet Security 2011
- Membaca Buku dan Majalah Secara Online dengan GooR...
- Fishbowl, Aplikasi Facebook Client
- Backup dan Restore Data Dengan EASEUS Todo Backup
- Asal Usul, Sejarah, Kerajaan, Zaman Kolonialisme, ...
- Pengenalan Internet, Intranet dan Extranet
-
▼
January
(22)
About Me
Blog Archive
Sunday, January 23, 2011

Arca Budha Candi Borobudur dan Bukit Manoreh
courtesy ©2008 Renee Scipio
Candi Borobudur merupakan candi Budha, terletak di desa Borobudur kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Nama Borobudur merupakan gabungan dari kata Bara dan Budur. Bara dari bahasa Sansekerta berarti kompleks candi atau biara. Sedangkan Budur berasal dari kata Beduhur yang berarti di atas, dengan demikian Borobudur berarti Biara di atas bukit. Sementara menurut sumber lain berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara sumber lainnya mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.

Stupa Candi Borobudur ©2009 arie saksono
Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat, berukuran 123 x 123 meter. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat.
Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.
- Kamadhatu, bagian dasar Borobudur, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu.
- Rupadhatu, empat tingkat di atasnya, melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka.
- Arupadhatu, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang. Melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk.
- Arupa, bagian paling atas yang melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.

Salah satu relief pada Candi Borobudur ©2009 arie saksono
Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Seorang budhis asal India bernama Atisha, pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung di Eropa ini. Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut “The Lamp for the Path to Enlightenment” atau yang lebih dikenal dengan nama Bodhipathapradipa.

Arca Budha - Dharmacakra Mudra
courtesy ©2008 Renee Scipio
Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candi ketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikelilingii rawa kemudian terpendam karena letusan Merapi. Hal tersebut berdasarkan prasasti Kalkutta bertuliskan ‘Amawa’ berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi, kemungkinan Borobudur tertimbun lahar dingin Merapi. Desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo terdapat aktivitas warga membuat kerajinan. Selain itu, puncak watu Kendil merupakan tempat ideal untuk memandang panorama Borobudur dari atas. Gempa 27 Mei 2006 lalu tidak berdampak sama sekali pada Borobudur sehingga bangunan candi tersebut masih dapat dikunjungi.
Sejarah Candi Borobudur
Sekitar tiga ratus tahun lampau, tempat candi ini berada masih berupa hutan belukar yang oleh penduduk sekitarnya disebut Redi Borobudur. Untuk pertama kalinya, nama Borobudur diketahui dari naskah Negarakertagama karya Mpu Prapanca pada tahun 1365 Masehi, disebutkan tentang biara di Budur. Kemudian pada Naskah Babad Tanah Jawi (1709-1710) ada berita tentang Mas Dana, seorang pemberontak terhadap Raja Paku Buwono I, yang tertangkap di Redi Borobudur dan dijatuhi hukuman mati. Kemudian pada tahun 1758, tercetus berita tentang seorang pangeran dari Yogyakarta, yakni Pangeran Monconagoro, yang berminat melihat arca seorang ksatria yang terkurung dalam sangkar.

Arca Budha dalam relung Candi Borobudur ©2009 arie saksono
Pada tahun 1814, Thomas Stamford Raffles mendapat berita dari bawahannya tentang adanya bukit yang dipenuhi dengan batu-batu berukir. Berdasarkan berita itu Raffles mengutus Cornelius, seorang pengagum seni dan sejarah, untuk membersihkan bukit itu. Setelah dibersihkan selama dua bulan dengan bantuan 200 orang penduduk, bangunan candi semakin jelas dan pemugaran dilanjutkan pada 1825. Pada 1834, Residen Kedu membersihkan candi lagi, dan tahun 1842 stupa candi ditinjau untuk penelitian lebih lanjut.
Nama Borobudur
Mengenai nama Borobudur sendiri banyak ahli purbakala yang menafsirkannya, di antaranya Prof. Dr. Poerbotjoroko menerangkan bahwa kata Borobudur berasal dari dua kata Bhoro dan Budur. Bhoro berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti bihara atau asrama, sedangkan kata Budur merujuk pada kata yang berasal dari Bali Beduhur yang berarti di atas. Pendapat ini dikuatkan oleh Prof. Dr. WF. Stutterheim yang berpendapat bahwa Borobudur berarti Bihara di atas sebuah bukit.
Prof. JG. De Casparis mendasarkan pada Prasasti Karang Tengah yang menyebutkan tahun pendirian bangunan ini, yaitu Tahun Sangkala: rasa sagara kstidhara, atau tahun Caka 746 (824 Masehi), atau pada masa Wangsa Syailendra yang mengagungkan Dewa Indra. Dalam prasasti didapatlah nama Bhumisambharabhudhara yang berarti tempat pemujaan para nenek moyang bagi arwah-arwah leluhurnya. Bagaimana pergeseran kata itu terjadi menjadi Borobudur? Hal ini terjadi karena faktor pengucapan masyarakat setempat.
Pembangunan Candi Borobudur
Candi Borobudur dibuat pada masa Wangsa Syailendra yang Buddhis di bawah kepemimpinan Raja Samarotthungga. Arsitektur yang menciptakan candi, berdasarkan tuturan masyarakat bernama Gunadharma. Pembangunan candi itu selesai pada tahun 847 M. Menurut prasasti Kulrak (784M) pembuatan candi ini dibantu oleh seorang guru dari Ghandadwipa (Bengalore) bernama Kumaragacya yang sangat dihormati, dan seorang pangeran dari Kashmir bernama Visvawarman sebagai penasihat yang ahli dalam ajaran Buddis Tantra Vajrayana. Pembangunan candi ini dimulai pada masa Maha Raja Dananjaya yang bergelar Sri Sanggramadananjaya, dilanjutkan oleh putranya, Samarotthungga, dan oleh cucu perempuannya, Dyah Ayu Pramodhawardhani.
Sebelum dipugar, Candi Borobudur hanya berupa reruntuhan seperti halnya artefak-artefak candi yang baru ditemukan. Pemugaran selanjutnya oleh Cornelius pada masa Raffles maupun Residen Hatmann, setelah itu periode selanjutnya dilakukan pada 1907-1911 oleh Theodorus van Erp yang membangun kembali susunan bentuk candi dari reruntuhan karena dimakan zaman sampai kepada bentuk sekarang. Van Erp sebetulnya seorang ahli teknik bangunan Genie Militer dengan pangkat letnan satu, tetapi kemudian tertarik untuk meneliti dan mempelajari seluk-beluk Candi Borobudur, mulai falsafahnya sampai kepada ajaran-ajaran yang dikandungnya. Untuk itu dia mencoba melakukan studi banding selama beberapa tahun di India. Ia juga pergi ke Sri Langka untuk melihat susunan bangunan puncak stupa Sanchi di Kandy, sampai akhirnya van Erp menemukan bentuk Candi Borobudur. Sedangkan mengenai landasan falsafah dan agamanya ditemukan oleh Stutterheim dan NJ. Krom, yakni tentang ajaran Buddha Dharma dengan aliran Mahayana-Yogacara dan ada kecenderungan pula bercampur dengan aliran Tantrayana-Vajrayana.
Penelitian terhadap susunan bangunan candi dan falsafah yang dibawanya tentunya membutuhkan waktu yang tidak sedikit, apalagi kalau dihubung-hubungkan dengan bangunan-bangunan candi lainnya yang masih satu rumpun. Seperti halnya antara Candi Borobudur dengan Candi Pawon dan Candi Mendut yang secara geografis berada pada satu jalur.
Materi Candi Borobudur
Candi Borobudur merupakan candi terbesar kedua setelah Candi Ankor Wat di Kamboja. Luas bangunan Candi Borobudur 15.129 m2 yang tersusun dari 55.000 m3 batu, dari 2 juta potongan batu-batuan. Ukuran batu rata-rata 25 cm X 10 cm X 15 cm. Panjang potongan batu secara keseluruhan 500 km dengan berat keseluruhan batu 1,3 juta ton. Dinding-dinding Candi Borobudur dikelilingi oleh gambar-gambar atau relief yang merupakan satu rangkaian cerita yang terususun dalam 1.460 panel. Panjang panel masing-masing 2 meter. Jika rangkaian relief itu dibentangkan maka kurang lebih panjang relief seluruhnya 3 km. Jumlah tingkat ada sepuluh, tingkat 1-6 berbentuk bujur sangkar, sedangkan tingkat 7-10 berbentuk bundar. Arca yang terdapat di seluruh bangunan candi berjumlah 504 buah. Tinggi candi dari permukaan tanah sampai ujung stupa induk dulunya 42 meter, namun sekarang tinggal 34,5 meter setelah tersambar petir.

Stupa Candi Borobudur ©2009 arie saksono
Menurut hasil penyelidikan seorang antropolog-etnolog Austria, Robert von Heine Geldern, nenek moyang bangsa Indonesia sudah mengenal tata budaya pada zaman Neolithic dan Megalithic yang berasal dari Vietnam Selatan dan Kamboja. Pada zaman Megalithic itu nenek moyang bangsa Indonesia membuat makam leluhurnya sekaligus tempat pemujaan berupa bangunan piramida bersusun, semakin ke atas semakin kecil. Salah satunya yang ditemukan di Lebak Sibedug Leuwiliang Bogor Jawa Barat. Bangunan serupa juga terdapat di Candi Sukuh di dekat Solo, juga Candi Borobudur. Kalau kita lihat dari kejauhan, Borobudur akan tampak seperti susunan bangunan berundak atau semacam piramida dan sebuah stupa. Berbeda dengan piramida raksasa di Mesir dan Piramida Teotihuacan di Meksiko Candi Borobudur merupakan versi lain bangunan piramida. Piramida Borobudur berupa kepunden berundak yang tidak akan ditemukan di daerah dan negara manapun, termasuk di India. Hal tersebut merupakan salah satu kelebihan Candi Borobudur yang merupakan kekhasan arsitektur Budhis di Indonesia.
Misteri seputar Candi Borobudur
Sampai saat ini ada beberapa hal yang masih menjadi bahan misteri seputar berdirinya Candi Borobudur, misalnya dalam hal susunan batu, cara mengangkut batu dari daerah asal sampai ke tempat tujuan, apakah batu-batu itu sudah dalam ukuran yang dikehendaki atau masih berupa bentuk asli batu gunung, berapa lama proses pemotongan batu-batu itu sampai pada ukuran yang dikehendaki, bagaimana cara menaikan batu-batu itu dari dasar halaman candi sampai ke puncak, alat derek apakah yang dipergunakan?. Gambar relief, apakah batu-batu itu sesudah bergambar lalu dipasang, atau batu dalam keadaan polos baru dipahat untuk digambar. Dan mulai dari bagian mana gambar itu dipahat, dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas? masih banyak lagi misteri yang belum terungkap secara ilmiah, terutama tentang ruang yang ditemukan pada stupa induk candi dan patung Budha, di pusat atau zenith candi dalam stupa terbesar, diduga dulu ada sebuah patung penggambaran Adibuddha yang tidak sempurna yang hingga kini masih menjadi misteri.

Sir Thomas Stamford Raffles
Kronologis Penemuan dan pemugaran Borobudur
- 1814 – Sir Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal Britania Raya di Jawa, mendengar adanya penemuan benda purbakala di desa Borobudur. Raffles memerintahkan H.C. Cornelius untuk menyelidiki lokasi penemuan, berupa bukit yang dipenuhi semak belukar.
- 1873 – monografi pertama tentang candi diterbitkan.
- 1900 – pemerintahan Hindia Belanda menetapkan sebuah panitia pemugaran dan perawatan candi Borobudur.
- 1907 – Theodoor van Erp memimpin pemugaran hingga tahun 1911.
- 1926 – Borobudur dipugar kembali, tapi terhenti pada tahun 1940 akibat krisis malaise dan Perang Dunia II.
- 1956 – pemerintah Indonesia meminta bantuan UNESCO. Prof. Dr. C. Coremans datang ke Indonesia dari Belgia untuk meneliti sebab-sebab kerusakan Borobudur.
- 1963 – pemerintah Indonesia mengeluarkan surat keputusan untuk memugar Borobudur, tapi berantakan setelah terjadi peristiwa G-30-S.
- 1968 – pada konferensi-15 di Perancis, UNESCO setuju untuk memberi bantuan untuk menyelamatkan Borobudur.
- 1971 – pemerintah Indonesia membentuk badan pemugaran Borobudur yang diketuai Prof.Ir.Roosseno.
- 1972 – International Consultative Committee dibentuk dengan melibatkan berbagai negara dan Roosseno sebagai ketuanya. Komite yang disponsori UNESCO menyediakan 5 juta dolar Amerika Serikat dari biaya pemugaran 7.750 juta dolar Amerika Serikat. Sisanya ditanggung Indonesia.
- 10 Agustus 1973 – Presiden Soeharto meresmikan dimulainya pemugaran Borobudur; pemugaran selesai pada tahun 1984
- 21 Januari 1985 – terjadi serangan bom yang merusakkan beberapa stupa pada candi Borobudur yang kemudian segera diperbaiki kembali.
- 1991 – Borobudur ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO.
Sejarah mencatat Borobudur adalah candi terbesar yang pernah dibangun untuk penghormatan terhadap sang Budha. Bayangkan saja bangunannya mencapai 14.000m persegi dengan ketinggian hingga 35,29m. Sebuah prasasti Cri Kahuluan yang berasal dari abad IX (824 Masehi) yang diteliti oleh Prof Dr J.G. Casparis, mengungkap silsilah tiga Wangsa Syailendra yang berturut-turut berkuasa pada masa itu, yakni Raja Indra, Putranya Samaratungga. Kemudian, putrinya yang bernama Samaratungga Pramodawardhani.
Pada masa Raja Samaratungga inilah mulainya dibangun candi yang bernama: Bhumisan-Bharabudhara, yang diduga berarti timbunan tanah, bukit atau tingkat-tingkat bangunan yang diidentikan dengan sebutan vihara kamulan Bhumisambharabudhara, yang mempunyai arti sebuah vihara nenek moyang dan Dinasti Syailendra di daerah perbukitan.
Letak candi ini memang diatas perbukitan yang terletak di Desa Borobudur, Mungkid, Magelang atau 42 km sebelah laut kota Yogyakarta. Dikelilingi Bukit Manoreh yang membujur dari arah timur ke barat. Sementara di sebelah timur terdapat Gunung Merapi dan Merbau, serta disebelah barat ada Gunumg Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dibutuhkan tak kurang dari 2 juta balok batu andesit atau setara dengan 50.000m persegi untuk membangun Candi Borobudur ini. Berat keseluruhan candi mencapai 3,5 juta ton. Seperti umumnya bangunan candi, Bororbudur memiliki 3 bagian bangunan, yaitu kaki, badan dan atas. Bangunan kaki disebut Kamadhatu, yang menceritakan tentang kesadaran yang dipenuhi dengan hawa nafsu dan sifat-sifat kebinatangan. Kemudian Ruphadatu, yang bermakna sebuah tingkatan kesadaran manusia yang masih terikat hawa nafsu, materi dan bentuk. Sedangkan Aruphadatu yang tak lagi terikat hawa nafsu, materi dan bentuk digambarkan dalam bentuk stupa induk yang kosong. Hal ini hanya dapat dicapai dengan keinginan dan kekosongan.
Lebih lanjut tentang: Sejarah Candi Borobudur
A. Alasan Memilih Judul
Yang menjadi alasan memilih judul dalam karya tulis yang berjudul “ Candi Borobudur “ ini adalah sebagai berikut:
1. Kita sebagai siswa yang masih banyak memerlukan pengetahuan yang perlu di ketahui
2. Sebagai siswa Supaya dapat menggali ilmu Pengetahuan lebih dalam dan mengembangkannya
3. Sebagai siswa tertarik kepada keindahan dan seni budaya bangunan Candi Borobudur
4. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah berdirinya Candi Borobudur
B. Batasan Masalah
Agar pembahasan sesuai dengan yang di inginkan penulis dapat tercapai dengan tepat dan benar maka penulis membatasi masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana Sejarah Candi Borobudur?
2. Apakah Arti Borobudur?
3. Benda – Benda Apa Saja Yang Ada Di Candi Borobudur?
4. Bagaimana Peranan Candi Borobudur Bagi Obyek Wisata?
C. Tujuan Yang Ingin Di Capai
Dengan di buatnya karya tulis ini, penulis mempunyai tujuan pokok yang ingin di capai adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui dan menghayati sejarah berdirinya Candi Borobudur
2. Sebagai siswa harus tahu latar belakang di dirikannya Candi Borobudur
3. Untuk mengetahui makna dan arti yang terkandung dalam komplek bangunan Candi Borobudur
4. Mengetahui peranan Candi Borobudur sebagai objek Wisata
D. Sumber – Sumber Yang Di Gunakan
Sumber – Sumber bahasan yang di gunakan untuk pembuatan karya tulis ini adalah sebagai berikut:
1. Metode Deskriptif: yaitu Metode yang menggambarkan masalah yang ada pada masa sekarang
2. Metode Biografi: Yaitu metode dengan cara meneliti batu – batu majalah dan media lainya
3. Metode Observasi: yaitu penulis terjun langsung ke lapangan untuk penelitian agar mudah mendapat data – data
4. Dan informasi dari beberapa tokoh masyarakat di sekitar Candi Borobudur
BAB II
SEJARAH SINGKAT CANDI BOROBUDUR
A. Waktu Di Dirikan
Banyak buku – buku sejarah yang menuliskan tentang Candi Borobudur akan tetapi kapan Candi Borobudur itu di dirikan tidaklah dapat di ketahui secara pasti namun suatu perkiraan dapat di peroleh dengan tulisan singkat yang di pahatkan di atas pigura relief kaki asli Candi Borobudur ( Karwa Wibhangga ) menunjukan huruf sejenis dengan yang di dapatkan dari prasati di akhir abad ke – 8 sampai awal abad ke – 9 dari bukti – bukti tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di dirikan sekitar tahun 800 M.
Kesimpulan tersebut di atas itu ternyata sesuai benar dengan dengan kerangka sejarah Indonesia pada umumnya dan juga sejrah yang berada di daerah jawa tengah paa khususnya periode antara abad ke – 8 dan pertengahan abad ke – 9 di terkenal dengan abad Emas Wangsa Syailendra kejayaan ini di tandai di bangunnya sejumlah besar candi yang di lereng – lereng gunung kebanyakan berdiri khas bangunan hindu sedangkan yang bertebaran di dataran – dataran adaaalah khas bangunan Budha tapi ada juga sebagian khas Hindu
Dengan demikian dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di bangun oleh wangsa Syailendra yang terkenal dalam sejarah karena karena usaha untuk menjungjung tinggi dan mengagungkan agama Budha Mahayana.
B. Penemuan Kembali
Borobudue yang menjadi keajaiban dunia menjulang tinggidi antara dataran rendah di sekelilingnya
Tidak akan pernah mamasuk akal mereka melihat karya seni terbesar yang merupakan hasil karya sangat mengagumkan dan tidak lebih masuk akal lagi bila di katakan Candi Borobudur pernah mengalami kerusakan
Memang demikian keadaannya Candi Borobudur terlupakan selama tenggang waktu yang cukup lama bahkan sampai berabad – abad bangunan yang begitu megahnya di hadapkan pada proses kehancuran. Kira – kira hanya 150 tahun Candi Borobudur di gunakan sebagai pusat Ziarah, waktu yang singkat di bandingkan dengan usianya ketika pekerja menghiasi / membangun bukit alam Candi Borobudur dengan batu – batu di bawah pemerintahan yang sangat terkenal yaitu SAMARATUNGGA, sekitar tahun 800 – an dengan berakhirnya kerajaan Mataram tahu 930 M pusat kehidupan dan kebudayaan jawa bergeser ke timur
Demikian karena terbengkalai tak terurus maka lama – lama di sana – sini tumbuh macam – macam tumbuhan liar yang lama kelamaan menjadi rimbun dan menutupi bangunannya. Pada kira – kira abad ke – 10 Candi Borobudur terbengkalai dan terlupakan.
Baru pada tahun 1814 M berkat usaha Sir Thomas Stamford Rafles Candi Borobudur muncul dari kegelapan masa silam. Rafles adalah Letnan Gubernur Jendral Inggris, ketika Indonesia di kuasai / di jajah Inggris pada tahun 1811 M – 1816 M.
Pada tahun 1835 M seluruh candi di bebaskan dari apa yang menjadi penghalang pemandangan oleh Presiden kedua yang bernama Hartman, karen begitu tertariknya terhadap Candi Borobudur sehingga ia mengusahakan pembersihan lebih lanjut, puing –puing yang masih menutupi candi di sigkirkan dan tanah yang menutupi lorong – lorong dari bangunan candi di singkirkan semua shingga candi lebih baik di bandingkan sebelumnya.
C. Penyelamatan I
Semenjak Candi Borobudur di temukan dimulailah usaha perbaikan dan pemugaran kembali bangunan Candi Borobudur mula – mula hanya dilakukan secara kecil – kecilan serta pembuatan gambar – gambar dan photo – photo reliefnya. Pemugaran Candi Borobudur yang pertam kali di adakan pada tahun 1907 M – 1911 M di bawah pimpinan Th Van erf dengan maksudnya adalah untuk menghindari kerusakan – kerusakan yang lebih besar lagi dari bangunan Candi Borobudur walaupun banyak bagian tembok atau dinding – dinding terutam tingkat tiga dari bawah sebelah Barat Laut, Utara dan Timur Laut yang masih tampak miring dan sangat mengkhawatirkan bagi para pengunjungmaupun bangunannya sendiri namun pekerjaan Van Erp tersebut untuk sementara Candi Borobudur dapat dsi selamatkan dari kerusakan yang lebih besar.
Mengenai gapura – gapura hanya beberapa saja yang telah di kerjakan masa itu telah mengembalikan kejayaan masa silam, namun juga perlu di sadari bahwa tahun – tahun yang di lalui borobudur selama tersembunyi di semak – semak secara tidak langsung telah menutupi adan melindungi dari cuaca buruk yang mungkin dapat merusak bangunan Candi Borobudur, Van Erp berpendapat miring dan meleseknya dinding – dinding dari bangunan itu tidak sangat membahayakan bangunan itu, Pendapat itu sampai 50 tahun kemudian memang tidak salah akan tetapi sejak tahun 1960 M pendapat Tn Vanerf itu mulai di ragukan dan di khawatirkan akan ada kerusakan yang lebih parah
D. Pemugaran Candi Borobudur
Pemugaran Candi Borobudur di mulai tanggal 10 Agustus 1973 prasati dimulainya pekerjaan pemugaran Candi Borobudur terletak di sebelah Barat Laut Menghadap ke timur karyawan pemugaran tidak kurang dari 600 orang diantaranya ada tenaga – tenaga muda lulusan SMA dan SIM bangunan yang memang diberikan pendidikan khususnya mengenai teori dan praktek dalam bidang Chemika Arkeologi ( CA ) dan Teknologi Arkeologi ( TA )
Teknologi Arkeologi bertugas membongkar dan memasang batu – batu Candi Borobudur sedangkan Chemika Arkeologi bertugas membersihkan serta memperbaiki batu – batu yang sudah retak dan pecah, pekerjaan – pekerjan di atas bersifat arkeologi semua di tangani oleh badan pemugaran Candi Borobudur, sedangkan pekerjaan yang bersifat teknis seperti penyediaan transportasi pengadaaan bahan – bahan bangunan di tangani oleh kontraktor ( PT NIDYA KARYA dan THE CONTRUCTION AND DEVELOPMENT CORPORATION OF THE FILIPINE ).
Bagian – bagian Candi Borobudur yang di pugar ialah bagian Rupadhatu yaitu tempat tingkat dari bawah yang berbentuk bujur sangkar sedangkan kaki Candi Borobudur serta teras I, II, III dan stupa induk ikut di pugar pemugaran selesai pada tanggal 23 Februari 1983 M di bawah pimpinan DR Soekmono dengan di tandai sebuah batu prasati seberat + 20 Ton.
Prasasti peresmian selesainya pemugaran berada di halaman barat dengan batu yang sangat besar di buatkan dengan dua bagian satu menghadap ke utara satu lagi menghadap ke timur penulisan dalam prasasti tersebut di tangani langsung oleh tenaga yang ahli dan terampil dari Yogyakarta yang bekerja pada proyek pemugaran Candi Borobudur.
E. Bangunan Candi Borobudur
a. Uraian Banguan Candi Borobudur
Candi Borobudur di bangun mengunakan batu Adhesit sebanyak 55.000 M3 bangunan Candi Borobudur berbentuk limas yang berundak – undak dengan tangga naik pada ke – 4 sisinya ( Utara, selatan, Timur Dan Barat ) pada Candi Borobudur tidak ada ruangan di mana orang tak bisa masuk melainkan bisa naik ke atas saja.
Lebar bangunan Candi Borobudur 123 M
Panjang bangunan Candi Borobudur 123 M
Pada sudut yang membelok 113 M
Dan tinggi bangunan Candi Borobudur 30.5 M
Pada kaki yang asli di di tutup oleh batu Adhesit sebanyak 12.750 M3 sebagai selasar undaknya.
Candi Borobudur merupakan tiruan dari kehidupan pada alam semesta yang terbagi ke dalam tiga bagian besar di antaranya :
1. Kamadhatu: Sama dengan alam bawah atau dunia hasrat dalam dunia ini manusia terikat pada hasrat bahkan di kusai oleh hasrat kemauan dan hawa nafsu, Relief – relief ini terdapat pada bagian kaki candi asli yang menggambarkan adegan – adegan Karmawibangga ialah yang melukiskan hukum sebab akibat.
2. Rupadhatu: Sama dengan alam semesta antara dunia rupa dalam hal manusia telah meninggalkan segala urusan keduniawian dan meninggalkan hasrat dan kemauan bagian ini terdapat pada lorong satu sampai lorong empat
3. Arupadhatu: Sama dengan alam atas atau dunia tanpa rupa yaitu tempat para dewa bagian ini terdapat pada teras bundar ingkat I, II, dan III beserta Stupa Induk.
b. Patung
Di dalam bangunan Budha terdapat patung – patung Budha berjumlah 504 buah diantaranya sebagai berikut:
Patung Budha yang terdapat pada relung – relung : 432 Buah
Sedangkan pada teras – teras I, II, III berjumlah : 72 Buah
Jumlah : 504 Buah
Agar lebih jelas susunan – susunan patung Budha pada Budha sebagai berikut:
1. Langkah I Teradapat : 104 Patung Budha
2. Langkah II Terdapat : 104 Patung Budha
3. Langkah III Terdapat : 88 Patung Budha
4. Langkah IV Terdapat : 22 Patung Budha
5. Langkah V Terdapat : 64 Patung Budha
6. Teras Bundar I Terdapat : 32 Patung Budha
7. Teras Bundar II Terdapat : 24 Patung Budha
8. Teras Bundar III Terdapat : 16 Patung Budha
Jumlah : 504 Patung Budha
Sekilas patung Budha itu tampak serupa semuanya namun sesunguhnya ada juga perbedaannya perbedaan yang sangat jelas dan juga yang membedakan satu sama lainya adalah dalam sikap tangannyayang di sebut Mudra dan merupakan ciri khas untuk setiap patung sikap tangan patung Budha di Candi Borobudur ada 6 macam hanya saja karena macam oleh karena macam mudra yang di miliki menghadap semua arah (Timur Selatan Barat dan Utara) pada bagian rupadhatu langkah V maupun pada bagian arupadhatu pada umumnya menggambarkan maksud yang sama maka jumlah mudra yang pokok ada 5 kelima mudra it adalah Bhumispara – Mudra Wara – Mudra, Dhayana – Mudra, Abhaya – Mudra, Dharma Cakra – Mudra.
c. Patung Singa
Pada Candi Borobudur selain patung Budha juga terdapat patung singa jumlah patung singa seharusnya tidak kurang dari 32 buah akan tetapi bila di hitung sekarang jumlahnya berkurang karena berbagai sebab satu satunya patung singa besar berada pada halaman sisi Barat yang juga menghadap ke barat seolah – olah sedang menjaga bangunan Candi Borobudur yang megah dan anggun.
d. Stupa
- Stupa Induk
Berukuran lebih besar dari stupa – stupa lainya dan terletak di tengah – tengah paling atas yang merupakan mhkota dari seluruh monumen bangunan Candi Borobudur, garis tengah Stupa induk + 9.90 M puncak yang tertinggi di sebut pinakel / Yasti Cikkara, terletak di atas Padmaganda dan juga trletak di garis Harmika.
- Stupa Berlubang / Terawang
Yang dimaksud stupa berlubang atau terawang ialah Stupa yang terdapat pada teras I, II, III di mana di dalamnya terdapat patung Budha.
Di Candi Borobudur jumlah stupa berlubang seluruhnya 72 Buah, stupa – stupa tersebut berada pada tingkat Arupadhatu
Teras I terdapat 32 Stupa
Teras II terdapat 24 Stupa
Teras III terdapat 16 Stupa
Jumlah 72 Stupa
- Stupa kecil
Stupa kecil berbentuk hampir sama dengan stupa yang lainya hanya saja perbedaannya yang menojol adalah ukurannya yang lebih kecil dari stupa yang lainya, seolah – olah menjadi hiasan bangunan Candi Borobudur keberadaanstupa ini menempati relung – relung pada langkah ke II saampai langkah ke V sedangkan pada langkah I berupa Keben dan sebagian berupa Stupa kecil jumlah stupa kecil ada 1472 Buah.
e. Relief
Relief Karmawibhangga bagian yang terlihat sekarang ini tidaklah sebagaimana bangunan aslinya karena alasan teknis maupun yang lainya maka candi di buatkan batu tambahan sebagai penutup
Relief Karmawibhanga yang terdapat pada bagian Kamadhatu berjumlah 160 buah pigura yang secara jelas menggambarkan tentang hawa nafsu dan kenikmatan serta akibat perbuatan dosa dan juga hukuman yang di terima tetapi ada juga perbuatan baik serta pahalanya.
Yang di perlihatkan pada relief – relief itu antara lain:
- Gambaran mengenai mulut – mulut yang usil orang yang suka mabuk – mabukan perbuatan – perbuatan lain yang mengakibatkan suatu dosa.
- Perbuatan terpuji, gambaran mengenai orang yang suka menolong Ziarah ke tempat suci bermurah hati kepada sesama dan lain – lain yang mengakibatkan orang mendapat ketentraman hidup dan dapat pahala
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari semua masalah tentang sejarah brdirinya Candi Borobudur ini ternyata dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Sejarah Candi Borobudur
Waktu didirikannya Candi Borobudur tidaklah dapat diketahui dengan pasti namun suatu perkiraan dapat di peroleh dengan tulisan singkat yang di pahatkan di atas pigura relief kaki asli Candi Borobudur ( Karwa Wibhangga ) menunjukan huruf sejenis dengan yang di dapatkan dari prasati di akhir abad ke – 8 sampai awal abad ke – 9 dari bukti – bukti tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa Candi Borobudur di dirikan sekitar tahun 800 M.
2. Letak dan Lokasi Candi Borobudur Candi
Borobudur terletak di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang yang letaknya sebelah selatan + 15 km sebelah selatan kota Magelang dataran kedu yang berbukit hampir seluruhnya di kelilingi pegunungan, pegunungan yang mengelilingi Candi Borobudur di antaranya di sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi Barat, Laut Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.
3. Nama Dan Arti Candi Borobudur
Nama Borobudur berasal dari gabungan kata Boro dan Budur, Boro berasal dari kata Sangsekerta berarti “ Vihara” yang berarti komplek Candi dan Bihara atau juga asrama ( Menurut Purwacaraka Dan Stuten Herm ) sedangkan Budur dalam bahasa Bali “ Bedudur” yang artinya di Atas. Jadi nama Borobudur berarti asrama atau bahasa ( Komplek Candi ) yang terletak di atas bukit
B. Saran – Saran
Dari pembuatan karya tulis ini penulis akan menyajikan beberapa saran diantaranya:
1. kita sebagai generasi muda harus menadi generasi penerus bangsa dengan cara giat belajar dan berlatih supaya menjadi siswa – siswi yang terampil dan bertaqwa
2. Kita sebagai warga negara harus menjaga dan melestarikan bdaya bangsa dengan memelihara tempat – tempat bersejarah sebagai peninggalan nenek moyang kita
3. penulis berharap dengan berkembangnya kebudayaan barat di harapkan pada rekan generasi muda mampu memilih dan menilia budaya yang masuk dan berusaha mempertahankan kebudayaan bangsa sendiri.

artikel sejarah komputer seri 4 ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya yaitu sejarah komputer seri ke 3
Gelar Bapak dari semua komputer digital masa kini biasanya diserahkan pada ENIAC, singkatan dari Electronic Numerical Integrator and Calculator. ENIAC dibuat di University of Pennsylvania antara tahun 1943 dan 1945 oleh dua profesor, John Mauchly dan J. Prespert Eckert yang berusia 24 tahun, didanai oleh departemen pertahanan setelah dijanjikan dapat membuat mesin yang bisa menggantikan semua “komputer”, yang diartikan sebagai wanita-wanita yang dipekerjakan untuk menghitung tabel penembakan untuk senjata artileri angkatan bersenjata. Hari saat Mauchly dan Eckert menjalankan bagian kecil dari ENIAC, orang yang mereka bawa ke lab untuk memperlihatkan kemajuan pekerjaannya adalah beberapa “komputer” wanita ini. (satu dari mereka menyatakan, “Saya terheran-heran melihat semua peralatan ini untuk mengalikan 5 dengan 1000?)
ENIAC memenuhi ruangan sebesar 20 x 40 kaki, berbobot 30 ton, dan menggunakan lebih dari 18,000 tabung hampa. Seperti Mark I, ENIAC menggunakan pembaca kertas berlubang yang didapat dari IBM (ini adalah produk reguler dari IBM, dimana mereka sudah lama masuk dalam bisnis mesin akunting). Saat dijalankan, ENIAC tidak berisik tapi anda tahu bahwa ada 18,000 tabung hampa yang masing-masingnya menghasilkan panas seperti bola lampu, dan semua energi panas ini (174,000 watt daya panasnya) berarti komputer ini hanya dapat dijalankan didalam ruangan yang didesain khusus dengan sistem pendingin udara yang kuat. Hanya paruh bagian kiri dari ENIAC yang terlihat di gambar pertama, paruh kanan pada dasarnya persis sama seperti yang terlihat.

Dua pandangan dari ENIAC: “Electronic Numerical Integrator and Calculator” (perhatikan bahwa alat ini bahkan tidak diberikan nama komputer karena “computers” melambangkan manusia) [foto U.S . Army]

Untuk memprogram ulang ENIAC anda harus mengatur ulang kabel penghubung seperti terlihat di bagian kiri gambar diatas, dan pengaturan 3000 saklar yang terlihat di sebelah kanan. Untuk memprogram sebuah komputer moderen, anda hanya mengetik sebuah program dengan pernyataan seperti:
Circumference = 3.14 * diameter
Untuk melakukan perhitungan diatas pada ENIAC anda harus mengatur ulang banyak kabel penghubung dan mencari tiga kenop tertentu di banyak barisan kenop-kenop dan menyetelnya ke 3,1 dan 4

Memprogram ulang ENIAC melibatkan banyak berjalan kaki [foto U.S. Army]
Saat Angkatan Darat setuju untuk mendanai ENIAC, Mauchly dan Eckert bekerja setiap saat, tujuh hari seminggu, berharap untuk menyelesaikan mesinnya tepat waktu untuk membantu dalam berperang. Usaha mereka supaya tepat waktu sangat intensif hingga sebagian besar hari-hari mereka dilewatkan sampai 3 kali waktu makan di perusahaan seorang Kapten Angkatan Darat yang menjadi penghubung dengan sponsor militer mereka. Mereka dibolehkan mempekerjakan staff dalam jumlah kecil namun mereka segera mengetahui bahwa mereka hanya dapat mempekerjakan siswa junior dariUniversity of Pennsylvania karena siswa fakultas yang lebih berpengalaman tahu bahwa mesin yang mereka usulkan tidak akan dapat bekerja.
Satu dari permasalahan yang jelas adalah desain yang membutuhkan 18,000 tabung yang bekerja serentak. Tabung hampa dikenal sangat tidak dapat diandalkan yang bahkan dua puluh tahun kemudian banyak toko-toko obat menyediakan “tube tester” yang orang banyak dapat memeriksa tabung hampa dari televisi mereka dan menentukan tabung mana yang menyebabkan TV tidak berfungsi. Dan televisi mengandung sekitar 30 tabung hampa. Alat yang menggunakan tabung hampa terbanyak adalah electronic organ sebanyak 160 tabung. Pemikiran menggunakan 18,000 tabung hampa secara serentak dipertimbangkan sebagai hal yang tidak mungkin hingga pembuat tabung hampa terbesar saat itu, RCA menolak bergabung dalam proyek ini (tapi tetap menyediakan tabung-tabung hampa dengan alasan “kerjasama masa perang”). Eckert menyelesaikan masalah ketidak andalan tabung ini melalui desain sirkuit yang sangat sangat hati-hati. Saking telitinya sampai sebelum dia memutuskan menggunakan jenis kabel yang akan digunakan di ENIAC, pertama-tama dia menjalankan eksperimen dimana dia membuat tikus kelaparan selama beberapa hari lalu memberikannya contoh semua jenis kabel yang tersedia untuk menentukan mana yang paling tidak disukai tikus itu. Dibawah ini adalah beberapa gambar tabung hampa yang digunakan di ENIAC:

Mengganti tabung yang jelek berarti memeriksa diantara 19,000 kemungkinan pada ENIAC .
Bahkan dengan 18,000 tabung hampa, ENIAC hanya mampu menyimpan 20 angka pada satu waktu. akan tetapi, terima kasih kepada dihilangkannya bagian bergerak dia berjalan lebih cepat daripada Mark I : Sebuah perkalian yang memerlukan 6 detik di Mark I dapat dilakukan di ENIAC seper 2.8 ribu per detik. Clock speed dasar ENIAC adalah 1,000,000,000 cycles per detik. Dibangun dengan dana $500,000 dari U.S. Army, tugas pertama ENIAC adalah untuk menghitung apakah mungkin atau tidak untuk membuat bom hidrogen. (bom atom diselesaikan saat masa perang dan lebih tua dari ENIAC). Permasalahan pertama yang diselesaikan ENIAC hanya membutuhkan waktu 20 detik dan diperiksa kembali dengan kalkulator mekanis yang memakan waktu 40 jam. Setelah menelan setengah juta kartu berlubang selama enam minggu, ENIAC mengesampingkan sisi kemanusiaan saat menyatakan bahwa bom hidrogen dapat dibuat.Program ENIAC yang pertama tetap dirahasiakan bahkan hingga masa kini.
Saat ENIAC selesai dibuat dan terbukti senilai dengan dana pengembangan yang dikeluarkan, desainer-desainernya akan memulai menghilangkan fakta menjengkelkan yaitu memprogram ulang komputer membutuhkan modifikasi fisik dari semua kabel-kabel penghubung dan saklar-saklar. Membutuhkan waktu berhari-hari untuk mengubahprogram ENIAC. Eckert dan Mauchly selanjutnya bergabung dengan matematikawan John Von Neumann untuk mendesain EDVAC, yang mempelopori program tersimpan. Dikarenakan dia adalah yang pertama kali mempublikasikan penjelasan mengenai komputer barunya, Von Neumann seringkali salah dihargai dengan perwujudan bahwaprogram tersebut (yaitu, urutan-urutan langkah komputasi) dapat direpresentasikan secara elektronis seperti data aslinya. Tapi terobosan besar ini dapat ditemukan di catatan-catatan Eckert jauh sebelum dia bekerja dengan Von Neumann. Eckert bukan orang bodoh: Saat di sekolah menengah dia mencatat nilai SAT tertinggi kedua di seluruh negeri.
Setelah ENIAC dan EDVAC datang komputer-komputer lain dengan nama-nama yang lucu seperi ILLIAC, JOHNNIAC, dan, tentu saja, MANIAC. ILLIAC dibuat diUniversity of Illinois di Champaign-Urbana, yang mungkin menjadi alasan kenapa penulis buku fiksi Arthur C. Clarke memilih komputer HAL di buku terkenalnya “2001: A Space Odyssey” lahir di Champaign-Urbana. Apakah anda memperhatikan jika anda memundurkan satu huruf dari tiap huruf IBM akan menghasilkan huruf HAL?

ILLIAC dibuat di University of Illinois (Hal yang bagus dimana komputer-komputer adalah hasil karya tunggal pada masa itu, dapatkah anda bayangkan jika ditanya untuk menduplikasi mesin ini?)

HAL dari film “2001:A Space Odyssey”. Lihat di gambar sebelumnya untuk mengerti kenapa pembuat film di 1968 menganggap komputer di masa depan adalah benda yang kita bisa masuk ke dalamnya.
JOHNNIAC adalah dihubungkan dengan John Von Neumann, yang tidak usah dipertanyakan lagi adalah seorang jenius. Pada usia 6 tahun dia bisa menceritakan lelucon di Yunani kuno. Usia 8 tahun dia mengerjakan kalkulus, dia bisa menceritakan buku-buku yang telah dibacanya bertahun-tahun sebelumnya kata demi kata. Dia bisa membaca sebuah halaman dari buku telepon dan mengingatnya lagi secara mundur. Pada satu kesempatan Von Neumann hanya membutuhkan waktu 6 menit untuk memecahkan masalah yang diselesaikan profesor lainnya selama berjam-jam dengan menggunakan kalkulator mekanis. Von Neumann mungkin adalah orang yang terkenal (atau tidak terkenal?) sebagai orang yang mengerjakan metode rumit yang dibutuhkan untuk mematikan sebuah bom atom.
Sekali program komputer dapat direpresentasikan secara elekronis, modifikasi dari programnya dapat berjalan sama cepatnya dengan komputer dapat menghitung. Faktanya,program komputer kini dapat memodifikasi dirinya sendiri saat dijalankan (program seperti ini disebut self-modifying programs). Ini menghasilkan cara baru sebuah program dapat tidak berfungsi: kesalahan logis di sebuah program dapat merusak dirinya sendiri. Ini adalah satu sumber dari General Protection Fault yang terkenal di MS-DOS dan blue screen of death yang tekenal di WIndows.
Masa kini satu dari karakteristik dari sebuah komputer yang dapat dikenali adalah fakta dari kemampuannya yang dapat di reprogrammed yang memungkinkan untuk menyumbang ke bidang-bidang lain, seperti bidang-bidang yang sama sekali tidak berhubungan dibawah ini :
* Pembuatan efek khusus untuk film
* Kompresi musik yang memungkinkan lebih banyak musik yang dapat dimuat di memori MP3 player yang terbatas.
* Pengawasan putaran ban mobil untuk mendeteksi dan mencegah tergelincirnya roda pada anti-lock braking system (ABS)
* Analisa gaya menulis pada hasil karya Shakespeare dengan tujuan membuktikan apakah hanya satu individu yang membuat semua karya-karya ini.
Hingga akhir 1950-an komputer tidak lagi sebagai alat satu-satunya yang dibuat dengan tangan dan hanya dimiliki oleh universitas-universitas dan laboratorium penelitian pemerintah. Eckert dan Mauchly meninggalkan University of Pennsylvania setelah timbul keraguan mengenai siapakah yang memiliki hak paten dari penemuan mereka. Mereka memutuskan untuk mendirikan perusahaan mereka sendiri. Produksi pertama mereka adalah komputer UNIVAC yang terkenal, komputer komersial pertama (yaitu komputer yang diproduksi massal). di tahun 50-an. UNIVAC (singkatan dari “Universal Automatic Computer”) adalah kalimat umum untuk “komputer” sama seperti “Kleenex” adalah untuk “tissue”. UNIVAC pertama dijual, dengan cukup pantas, untuk biro sensus. UNIVAC juga adalah komputer pertama yang menggunakan pita magnetis. Banyak orang masih bingung membedakan antara tape recorder reel to reel dengan gambar sebuah komputer mainframe.

Sebuah reel to reel tape drive [photo courtesy of The Computer Museum]
ENIAC tidak dipertanyakan lagi adalah awal dari industri komputer komersial A.S. , tapi penemunya, Mauchly dan Eckert tidak mendapat keuntungan dari hasil karyanya dan perusahaannya jatuh ke dalam masalah keuangan dan dijual dengan keadaan merugi. Pada tahun 1955 IBM menjual lebih banyak komputer daripada UNIVAC dan pada tahun 1960-an grup dari delapan perusahaan penjual komputer dikenal dengan “IBM dan tujuh kurcaci”. IBM tumbuh sangat dominan hingga pemerintah federal mempertanyakan ketidakpercayaan cara kerja dan melawan mereka dari 1969 hingga 1982. (perhatikan langkah sistem hukum kita). Anda mungkin bertanya-tanya kejadian seperti apa yang membutuhkan pelarangan pada industri raksasa. Pada kasus IBM waktu itu adalah keputusan mereka sendiri untuk menyewa sebuah firma yang tidak dikenal namun agresif bernama Microsoft untuk menyediakan software untuk personal computer (PC)-nya. Kontrak yang menguntungkan ini membuat Microsoft tumbuh sangat dominan hingga tahun 2000 kapitalisasi pasar mereka (total nilai saham mereka) dua kali dari IBM, dan mereka digugat di pengadilan federal dengan tuduhan monopoli ilegal.
Jika anda mempelajari programming komputer di tahun 1970-an, anda berhadapan dengan apa yang hari ini disebut komputer mainframe, seperti IBM 7090 (diperlihatkan dibawah), IBM 360, atau IBM 370

IBM 7094, komputer mainframe yang umum [photo courtesy of IBM]

Ada dua cara untuk berinteraksi dengan sebuah mainframe. Cara pertama disebut dengan time sharing karena komputer memberikan sepotong waktu yang kecil dengan model round-robin. Mungkin 100 pengguna secara serentak terhubung dengan mainframe, setiap pengguna mengetik di teletype seperti gambar dibawah.

Teletype adalah mekanisme standar yang digunakan untuk berinteraksi dengan komputer yang berbagi-waktu.
Sebuah teletype adalah mesin ketik bermotor yang dapat mengirimkan ketukan tombol anda ke mainframe dan mencetak tanggapan komputernya melalui gulungan kertas. Anda mengetik satu baris teks, menekan tombol membawa kembali, dan menunggu teletype memulai mencetak tanggapan komputer dengan berisik (dengan kecepatan 10 karakter per detik). Pada bagian kiri dari teletype pada gambar diatas anda bisa melihat pembaca gulungan kertas dan penulis (pelubang). Dibawah adalah tampilan dekat dari gulungan kertas:

Tiga tampilan dari gulungan kertas


Setelah melihat lubang-lubang di gulungan kertas mungkin menjadi jelas mengapa semua komputer menggunakan angka biner untuk merepresentasikan data: sebuah bit biner (yaitu, satu digit dari angka biner) hanya mempunyai nilai 0 atau 1 (hanya sebagai digit desimal yang dapat mempunyai nilai 0 sampai 9). Sesuatu yang hanya mengambil dua keadaan sangat mudah untuk dibuat, dikontrol dan dirasakan. Pada gulungan kertas, ada bagian yang terlubangi atau tidak. Komputer elektro mekanis seperti Mark I menggunakan relai-relai untuk merepresentasikan data karena sebuah relay (yang hanya sebuah saklar digerakkan motor) hanya dapat terbuka atau tertutup. Semua komputer generasi awal menggunakan tabung hampa sebagai saklar: mereka juga dalam keadaan terbuka atau tertutup. Transistor menggantikan tabung hampa karena dapat bertindak sebagai saklar tapi dengan bentuk lebih kecil, lebih murah, dan memakan daya yang kecil.
Gulungan kertas juga mempunyai sejarah yang panjang. Digunakan pertama kali sebagai media penyimpanan oleh Charles Wheatstone, yang menggunakannya untuk menyimpan kode morse yang tiba melalui telegraf yang baru ditemukan (secara tak sengaja, Wheatstone juga penemu akordion)
Alternatif selain time sharing adalah batch mode processing, dimana komputer memberikan perhatian penuh pada program anda, sebagai ganti perhatian penuh komputer saat dijalankan, anda harus setuju untuk menyiapkan program anda secara off-line dengan key punch machine yang menghasilkan kartu berlubang.

Sebuah Key Punch Machine IBM yang bekerja seperti mesin ketik tapi menghasilkan kartu berlubang bukannya tercetak di selembar kertas.
Mahasiswa di tahun 1970-an membeli kartu polos sepanjang satu kaki dari toko buku universitas. Tiap kartu hanya menyimpan satu pernyataan program. Untuk memasukkan program ke mainframe, anda meletakkan tumpukan kartu di laci pembaca kartu. Program anda akan berjalan jika komputer berhasil membaca setumpukan tersebut. Anda seringkali memasukkan tumpukan kartu anda lalu pergi makan malam atau tidur lalu kembali lagi berharap melihat hasil cetak yang menampilkan hasil yang diharapkan. Jelas sekali, sebuah program yang berjalan di batch mode tidak bisa interaktif.
Tapi hal-hal berubah dengan cepat. pada tahun 1990-an seorang mahasiswa mempunyai komputer pribadinya dan punya hak pakai eksklusif di kamar asramanya

IBM Personal Computer (PC) yang orisinil
perubahan ini adalah hasil dari penemuan microprocessor. Sebuah mikroprosessor (uP) adalah sebuah komputer yang dibuat kedalam sirkuit terintegrasi (IC). Komputer telah ada selama 20 tahun sebelum mikroprosesor pertama dikembangkan oleh Intel pada tahun 1971. kalimat mikro pada nama Mikroprosesor melambangkan ukuran fisiknya. Intel bukan penemu komputer elektronis, tapi mereka adalah yang pertama yang berhasil memasukkan keseluruhan komputer pada satu chip (IC). Intel dimulai pada 1968 dan pada awalnya hanya membuat memori semikonduktor saja (Intel menemukan baik DRAM dan EPROM, dua teknologi memori yang masih kuat digunakan hingga kini). Pada tahun 1969 mereka didekati oleh Busicom, sebuah perusahaan Jepang yang memproduksi kalkulator performa tinggi (ini seukuran mesin ketik, kalkulator scientific ukuran saku pertama dibuat oleh Hewlett Packard HP35 diperkenalkan tahun 1972). Busicom menginginkan Intel membuat 12 chip kalkulator: Satu chip dikhususkan untuk keyboard, chip lain dikhususkan untuk tampilan, lainnya untuk printer dan seterusnya. Tapi Integrated Circuit mahal dalam desain dan pendekatan ini membutuhkan Busicom menutupi pengeluaran secara penuh dalam pengembangan 12 chip baru karena 12 chip tersebut hanya digunakan oleh mereka.

Kalkulator meja Busicom yang umum
Tapi pegawai Intel yang baru (Ted Hoff) meyakinkan Busicom untuk menerima chip komputer keperluan umum, yang seperti semua komputer, dapat di program ulang untuk berbagai macam tugas yang berbeda (seperti mengendalikan keyboard, display, sebuah printer dan lainnya). Intel berpendapat bahwa jika chip dapat diprogram ulang untuk kegunaan lain, hasil pengembangannya dapat menyebar ke lebih banyak pengguna dan menjadi lebih murah untuk tiap pengguna. Komputer keperluan umum diadaptasikan dengan tiap kegunaan baru dengan menuliskan sebuah program yang mana adalah urutan instruksi yang tersimpan di memori. Busicom setuju membayar Intel untuk mendesain chip keperluan umum dan untuk mendapatkan pemangkasan harga jual karena itu akan mengijinkan Intel menjual chip yang sudah jadi pada perusahaan lain. Tapi pengembangan dari chip tersebut memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan dan Busicom mengundurkan diri dari proyek tersebut. Intel tahu bahwa ada sesuatu yang berharga dari chip tersebut dan dengan senang hati mengembalikan semua investasi Busicom hanya untuk meraih hak tunggal dari perangkat tersebut yang diselesaikannya sendiri.
Ini kemudian menjadi Intel 4004, mikroprosesor pertama (uP). 4004 terdiri dari 2300 transistor dan mempunyai clock speed 108 kHz (108,000 kali per detik). Bandingkan ini dengan 42 juta transistor dan clock 2 GHz (2,000,000,000 kali per detik) yang terkandung di dalam Pentium 4. Satu dari chip intel 4004 masih berfungsi di pesawat luar angkasa Pioneer 10, yang kini menjadi benda buatan manusia yang terjauh dari bumi. Anehnya, Busicom bangkrut dan tidak pernah menggunakan mikroprosesor yang menghebohkan.
Intel melanjutkan 4004 dengan 8008 dan 8080. Intel menjual uP 8080 seharga $360 sebagai cemoohan atas mainframe IBM 360 yang terkenal yang berharga jutaan dolar. 8080 dipasang di komputer MITS Altair, yang menjadi komputer personal (PC) pertama di dunia. Itu memang menjadi betul-betul personal: anda harus merakitnya sendiri dari bagian-bagian terlepas yang datang lewat surat. Kit ini bahkan tidak menyertakan gambar ilustrasi dan ini alasannya unit yang terlihat dibawah tidak sama dengan gambar yang ada di sampul majalah.

Seorang mahasiswa baru dari Harvard yang bernama Bill Gates memutuskan untuk keluar dari kuliahnya sehingga dia bisa memusatkan seluruh waktunya menulis program untuk komputer ini. Pengalaman awal ini menempatkan Bill Gates di arah yang benar pada waktu yang tepat saat IBM memutuskan untuk menstandarisasi mikroprosesor Intel untuk produk PC mereka pada tahun 1981. Intel Pentium 4 yang digunakan di PC masa kini masih kompatibel dengan Intel 8088 yang digunakan di PC pertama IBM.
artikel sejarah komputer ini bersumber dari computersciencelab.com dengan judul asli An Illustrated History of Computers, yang telah diterjemahkan dalam bahasa indonesia oleh mas Edi Setiawan (esetiawan.wordpress.com)
semoga artikel sejarah komputer yang terdiri dari empat seri ini dapat bermanfaat bagi semua anda yang membutuhkan.